Gladi Bersih Kirab Kereta Keraton | Persiapan Pernikahan Putri Bungsu Sri Sultan Hamengkubuwono X

Gladi Bersih Kirab Kereta Keraton | Persiapan Pernikahan Putri Bungsu Sri Sultan Hamengkubuwono X. HARI ini, gladi bersih arak-arakan menggunakan Kereta Kuda Keraton dalam pelaksanaan pernikahan putri bungsu Sri Sultan Hamengkubuwono X berlangsung meriah. Namun dalam kirab iring-iringan yang dihelat pukul 17.00 WIB itu tidak tampak kedua calon mempelai, Raden Ajeng (GRAj) Nurastuti Wijareni (GKR Bendoro) dan Achmad Ubaidillah atau Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudanegara.
Berdasarkan pantauan okezone, iring-iringan prajurit keraton tampak berada di barisan paling depan. Mereka ada yang membunyikan gamelan. Sementara posisi di belakang, ada puluhan prajurit keraton membawa senjata berupa tombak, kemudian para prajurit abdi dalem dan disusul iring-iringan kereta kuda milik Keraton Yogyakarta.

Mulai barisan terdepan, kereta kuda ditarik dengan dua ekor kuda hitam. Selanjutnya pada barisan kedua ada kereta kuda penarik calon pengantin yang mengunakan empat ekor kuda putih. Hanya kusir yang mengenakan pakaian adat abdi dalem saja terlihat. Bahkan, kereta yang dipergunakan juga bukan Kereta Jongwiyat.

Di barisan ketiga, hampir sama dengan kereta kedua. Kereta kuda ini ditarik dengan empat ekor kuda yang berkulit putih. Dalam arak-arakan tersebut, baik kereta kuda yang berada di barisan kedua dan barisan ketiga dipandu oleh personel Tentara Nasional Indonesi (TNI) AD Kavaleri Berkuda dari Bandung.

Pada barisan kereta kuda keempat, kereta kuda ditarik dengan dua ekor kuda warna kulit hitam kecokelatan. Selanjutnya pada barisan kelima, kereta kuda juga ditarik dengan dua ekor kuda yang berwarna kulit kecokelatan. Namun dalam kereta kelima ini ada beberapa perempuan berbusana Jawa menaiki kereta tersebut.

Sementara yang terakhir, ada kereta kuda yang ditarik dengan dua ekor kuda. Setelah itu, iring-iringan kuda yang dinaiki seseorang tanpa menggunakan kereta berjumlah belasan berada di sisi kanan dan kiri jalan.

Ratusan warga Yogyakarta, sejak pukul 16.00 sudah tampak di pinggir jalan perkotaan untuk menyaksikan acara gladi bersih tersebut. Bukan hanya warga setempat saja yang menyaksikan kirab tersebut, puluhan wisatawan asing juga tampak. Bahkan, tidak sedikit pula dari mereka yang mengabadikan dengan kamera.

Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Joyokusumo menjadi komando dan berada paling depan dengan menggunakan mobil pribadi. Gustu Joyo juga tampak memberikan aba-aba, kapan waktunya berjalan, dan kapan waktunya berhenti untuk merapikan barisan.

Rute yang dilalui mulai dari Keraton (Regol Keben) menuju Kepatihan itu mengambil jalur dari Jalan Rotowiyan melintas ke utara hingga Jalan Trikora (Utara Alun-Alun Utara). Sampai di perempatan Titik Nol Kilometer, terus melintas ke utara melewati Jalan Ahmad Yani dan terus lurus ke utara menuju Jalan Malioboro Yogyakarta.

Begitu sampai di depan Gedung Kepatihan (Kantor Gubernur), kemudian masuk ke kanan di kompleks tersebut. Puluhan petugas kepolisian tampak menutup Jalan Malioboro saat iring-iringan gladi bersih ini berlangsung.

okezone

Gladi Bersih Kirab Kereta Keraton, Persiapan Pernikahan Putri Bungsu Sri Sultan Hamengkubuwono X, Pernikahan Raden Ajeng (GRAj) Nurastuti Wijareni (GKR Bendoro) dan Achmad Ubaidillah atau Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudanegara, Tentara Nasional Indonesi (TNI) AD Kavaleri Berkuda, Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Joyokusumo, Malioboro Yogyakarta


Category Article

What's on Your Mind...